This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 05 Februari 2014

Satu puisi untuk Ayahnda Tercinta....

 Selamat Jalan Ayah ..

Waktu terus berlalu
perjalanan hidup pernah kau tempuh
tak ada kata jenuh,
tak ada kata malas,
tak ada kata lelah,
tak ada kata sakit,

kau berjalan dengan semangat tanpa lelah
perjuangan hidup yang penuh liku
keringat yang tak henti membasahi tubuhmu
kau lewati dengan kesabaran dan keikhlasan

ayah…..
kaulah hidupku yang memberiku semangat
mengajarkanku kesabaran,kebaikan,keberanian
banyak ilmu kehidupan yang kau berikan kepadaku
keringat yang kau teteskan adalah semangatku

ayah….
mungkin di dunia ini kau telah tiada
tapi di dalam hatiku kau tak akan pernah sirna
walaupun kau telah meninggalkanku
tapi semangat dan doamu masih saja aku rasakan

ayah….
jangan pernah merasa kesepian
doaku kan selalu menemanimu
selamat jalan ayah,semoga kau tenang di alam sana
bersama doa -doa anak mu disini
yang kan menyinari dan menemani mu ayah,amin
Selamat Jalan Ayahnda tercinta










Satu puisi untuk almarhum Ayahnda Tercinta....

Rangkaian kalimat ini terusrat dengan paksa, di antara deraian linangan air mata
Tak sanggup lagi ku ungkapkan, meski banyak yang kukenang dan ku sesalkan
Selamat jalan Ayah…
Insya Allah surga Allah untukmu
Semoga anak-anakmu ini bisa meneruskan jiwa & semangatmu

Aku tak mampu mengantar kepergianmu Langit mendung turut berduka Orang-orang riuh rendah becerita Tentang segala amal kebaikanmu dan selawat pun bergema
Aku datang kepadamu disaat2 ayah dalam ketidak sadaran, ayah Semilir di bawah tangisan dan berdoa Mengenang segala salah dan dosaku kepadamu
Kepergianmu seketika mendewasakan aku Mengajarkan aku betapa penting arti hidup Untuk menjadi berguna bagi sesama dan keluarga...
Kepergianmu mengajarku Bagaimana harus mencintai dan menyayangi Bagaimana harus tulus berkorban dan bersabar Bagaimana harus berjuang demi anak-anaknya dan anak-anak ku, Hingga saat terakhir hayatmu Engkau terus berdoa demi kebahagiaan anak-anakmu ini..
Hari ini aku menemuimu, ayah Lewat sebait goresan ini untuk mengenangmu ayah, Bila datang saatnya nanti Kan kuceritakan segala kebesaran dan keagunganmu Bersama embun fajar kemarau ku sertakan doa Semoga engkau mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya
Ayah,
Aku merindukanmu dan ku mencintai mu...maafkan anak mu ayah..selamat jalan ayahnda tercinta yang selalu ku rindu...

inilah sosok ayanda tercinta

Sabtu, 01 Februari 2014

Kerinduan Rakyat Aceh & Harapan Kian Mendalam

Begitu besarnya Jasa bangsa/rakyat Aceh terhadap NKRI mulai sejak perjuangan kemerdekaan Indonesia merupakan wakaf monumental rakyat aceh yang dibalut dengan keikhlasan serta kerelaan yang tanpa ada harapan. Dari hal mendasar ini tentunya wajar dikatakan menjadi sebuah alasan yang kuat dan mendasar bahwa Aceh wajar dikatakan sebagai pedomen modal kemerdekaan Indonesia.

Pasca konflik dan tsunami Aceh, hubungan Aceh dan Indonesia yang retak akhirnya kian membaik setelah di tanda tanganinya MoU Helsinki 2006. walupun demikian, ternyata masih banyak butir2 atau poin2 kesepakatan perdamaian yang belum terialisasikan sebagimana harapan dan impian, Sehingga menunjukkan sikap belum ikhlasnya Indonesia dalam memperhatikan Aceh secara serius dan bermartabat. Perlu dipahami oleh pemerintah Indonesia dan rakyat indonesia bahwa cinta yang ikhlas merupakan dambaan rakyat Aceh selama ini, yang melahirkan Aceh yang aman,damai dan rakyat sejahtera serta bumi aceh yang telah lama pudar dengan sentuhan pembangunan kian bisa terasa pembangunan yang lebih baik dan kesemua pelosok laksana daerah2 lain yang berkembang pesat..dan jangan lupa pula bagi pemimpin2 aceh untuk merenungi kembali bagaimana pasang surutnya kondisi aceh yang penuh dengan konflik dan tanpa ada sisi pembangunan yang baik karena terus dilanda konflik sehingga banyak bangunan2 di aceh yang hangus dan hancur, sekarang aceh mulai dalam kondisi stabil, maka bagi pemimpin harus berpikir lebih maju dan penuh transparansi untuk berbuat yang ikhlas dan jujur dlm membangunan aceh bukan membangun sebuah kondisi yang rumit sehingga memicu kehancuran bagi rakyat aceh baik ekonomi dan lain2.kalau bukan orang aceh yang membangun aceh siapa lagi..?ingat aceh ini sangat lama dalam kesengsaraan apakah kita tidak bisa belajar dari pengalaman yang terpuruk dan juga belajar dari pemimpin2 dahulu aceh yang jaya laksana masa Raja Iskandar Muda yang begitu gigih dan di hormati serta di kenal oleh bangsa2 lain..mengapa kita sekarang lupa akan sejarah aceh yang megah.Jangan dengan mendapatkan sebuah Tahta, Harta dan wanita lupa akan semuanya..beuk sampelah tanjoe urueng aceh troeh lage awak laen khen..urueng aceh asai kana peng kawen belele rata sagoe...dan juga sekarang sangat sayang melihat kondisi moral anak bangsa aceh yang kian terpuruk,dimana hampir di setiap kota dan gampong pergaulan bebas begitu terjadi dan narkoba juga begitu merajalela sehingga generasi aceh kian hancur masa depan dan moralnya..bukankah kita aceh ini dijuluki Serambi mekkah..dimanakah tanggung jawab kita dan harga diri kita dikala semua ini berlaku tanpa lagi ada kepedulian oleh kita semua..mohon maaf bila secebis goresan saya ini salah dalam memandang kondisi aceh saat ini...

Do'a-Rafly

Bumoe Ka Jimoe- Rafli

Meubeurakah- Rafly