Sabtu, 01 Februari 2014

Kerinduan Rakyat Aceh & Harapan Kian Mendalam

Begitu besarnya Jasa bangsa/rakyat Aceh terhadap NKRI mulai sejak perjuangan kemerdekaan Indonesia merupakan wakaf monumental rakyat aceh yang dibalut dengan keikhlasan serta kerelaan yang tanpa ada harapan. Dari hal mendasar ini tentunya wajar dikatakan menjadi sebuah alasan yang kuat dan mendasar bahwa Aceh wajar dikatakan sebagai pedomen modal kemerdekaan Indonesia.

Pasca konflik dan tsunami Aceh, hubungan Aceh dan Indonesia yang retak akhirnya kian membaik setelah di tanda tanganinya MoU Helsinki 2006. walupun demikian, ternyata masih banyak butir2 atau poin2 kesepakatan perdamaian yang belum terialisasikan sebagimana harapan dan impian, Sehingga menunjukkan sikap belum ikhlasnya Indonesia dalam memperhatikan Aceh secara serius dan bermartabat. Perlu dipahami oleh pemerintah Indonesia dan rakyat indonesia bahwa cinta yang ikhlas merupakan dambaan rakyat Aceh selama ini, yang melahirkan Aceh yang aman,damai dan rakyat sejahtera serta bumi aceh yang telah lama pudar dengan sentuhan pembangunan kian bisa terasa pembangunan yang lebih baik dan kesemua pelosok laksana daerah2 lain yang berkembang pesat..dan jangan lupa pula bagi pemimpin2 aceh untuk merenungi kembali bagaimana pasang surutnya kondisi aceh yang penuh dengan konflik dan tanpa ada sisi pembangunan yang baik karena terus dilanda konflik sehingga banyak bangunan2 di aceh yang hangus dan hancur, sekarang aceh mulai dalam kondisi stabil, maka bagi pemimpin harus berpikir lebih maju dan penuh transparansi untuk berbuat yang ikhlas dan jujur dlm membangunan aceh bukan membangun sebuah kondisi yang rumit sehingga memicu kehancuran bagi rakyat aceh baik ekonomi dan lain2.kalau bukan orang aceh yang membangun aceh siapa lagi..?ingat aceh ini sangat lama dalam kesengsaraan apakah kita tidak bisa belajar dari pengalaman yang terpuruk dan juga belajar dari pemimpin2 dahulu aceh yang jaya laksana masa Raja Iskandar Muda yang begitu gigih dan di hormati serta di kenal oleh bangsa2 lain..mengapa kita sekarang lupa akan sejarah aceh yang megah.Jangan dengan mendapatkan sebuah Tahta, Harta dan wanita lupa akan semuanya..beuk sampelah tanjoe urueng aceh troeh lage awak laen khen..urueng aceh asai kana peng kawen belele rata sagoe...dan juga sekarang sangat sayang melihat kondisi moral anak bangsa aceh yang kian terpuruk,dimana hampir di setiap kota dan gampong pergaulan bebas begitu terjadi dan narkoba juga begitu merajalela sehingga generasi aceh kian hancur masa depan dan moralnya..bukankah kita aceh ini dijuluki Serambi mekkah..dimanakah tanggung jawab kita dan harga diri kita dikala semua ini berlaku tanpa lagi ada kepedulian oleh kita semua..mohon maaf bila secebis goresan saya ini salah dalam memandang kondisi aceh saat ini...

0 komentar:

Posting Komentar