Begitu besarnya Jasa bangsa/rakyat Aceh terhadap NKRI mulai sejak
perjuangan kemerdekaan Indonesia merupakan wakaf monumental rakyat aceh
yang dibalut dengan keikhlasan serta kerelaan yang tanpa ada harapan.
Dari hal mendasar ini tentunya wajar dikatakan menjadi sebuah alasan
yang kuat dan mendasar bahwa Aceh wajar dikatakan sebagai pedomen modal
kemerdekaan Indonesia.
Pasca
konflik dan tsunami Aceh, hubungan Aceh dan Indonesia yang retak
akhirnya kian membaik setelah di tanda tanganinya MoU Helsinki 2006.
walupun demikian, ternyata masih banyak butir2 atau poin2 kesepakatan
perdamaian yang belum terialisasikan sebagimana harapan dan impian,
Sehingga menunjukkan sikap belum ikhlasnya Indonesia dalam memperhatikan
Aceh secara serius dan bermartabat. Perlu dipahami oleh pemerintah
Indonesia dan rakyat indonesia bahwa cinta yang ikhlas merupakan dambaan
rakyat Aceh selama ini, yang melahirkan Aceh yang aman,damai dan rakyat
sejahtera serta bumi aceh yang telah lama pudar dengan sentuhan
pembangunan kian bisa terasa pembangunan yang lebih baik dan kesemua
pelosok laksana daerah2 lain yang berkembang pesat..dan jangan lupa pula
bagi pemimpin2 aceh untuk merenungi kembali bagaimana pasang surutnya
kondisi aceh yang penuh dengan konflik dan tanpa ada sisi pembangunan
yang baik karena terus dilanda konflik sehingga banyak bangunan2 di aceh
yang hangus dan hancur, sekarang aceh mulai dalam kondisi stabil, maka
bagi pemimpin harus berpikir lebih maju dan penuh transparansi untuk
berbuat yang ikhlas dan jujur dlm membangunan aceh bukan membangun
sebuah kondisi yang rumit sehingga memicu kehancuran bagi rakyat aceh
baik ekonomi dan lain2.kalau bukan orang aceh yang membangun aceh siapa
lagi..?ingat aceh ini sangat lama dalam kesengsaraan apakah kita tidak
bisa belajar dari pengalaman yang terpuruk dan juga belajar dari
pemimpin2 dahulu aceh yang jaya laksana masa Raja Iskandar Muda yang
begitu gigih dan di hormati serta di kenal oleh bangsa2 lain..mengapa
kita sekarang lupa akan sejarah aceh yang megah.Jangan dengan
mendapatkan sebuah Tahta, Harta dan wanita lupa akan semuanya..beuk
sampelah tanjoe urueng aceh troeh lage awak laen khen..urueng aceh asai
kana peng kawen belele rata sagoe...dan juga sekarang sangat sayang
melihat kondisi moral anak bangsa aceh yang kian terpuruk,dimana hampir
di setiap kota dan gampong pergaulan bebas begitu terjadi dan narkoba
juga begitu merajalela sehingga generasi aceh kian hancur masa depan dan
moralnya..bukankah kita aceh ini dijuluki Serambi mekkah..dimanakah
tanggung jawab kita dan harga diri kita dikala semua ini berlaku tanpa
lagi ada kepedulian oleh kita semua..mohon maaf bila secebis goresan
saya ini salah dalam memandang kondisi aceh saat ini...
Sabtu, 01 Februari 2014
Kerinduan Rakyat Aceh & Harapan Kian Mendalam
Sabtu, Februari 01, 2014
No comments
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







0 komentar:
Posting Komentar